Jumat, 13 Juli 2012

Pimpinan Anak Cabang Muslimat NU Kecamatan Haurgeulis Hijaukan RCTV Cirebon


Kontes  Maulid Al-Barzanjy yang digelar oleh Radar Televisi (RCTV) Cirebon dari tahun ke tahun tampak semakin banyak peminatnya. Apresiasi masyarakat terhadap adanya  acara ini amat tinggi khususnya masyarakat di sekitar Ciayumajakuning atau Cirebon Indramayu Majalengka dan Kuningan.

Salah satu peserta yang turut ambil bagian pada acara ini adalah Grup dari Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Keseriusan dan antuisiasmenya  dibuktikan oleh pengurus melalui langkah-langkah konkret dan tangkas  jauh-jauh hari. Dimulai dari penggalangan massa sampai ke ranting-ranting di desa seluruh kecamatan Haurgeulis, Seleksi dan olah vokal peserta,latihan-latihan, rekruitment anggota peserta sampai pada finishing dan penentuan anggota tetap tim Maulid Al-Barzanjy Muslimat NU Haurgeulis.
Semua tahapan itu dilalui dengan intens,tertib dan disiplin serta kontinue selama berhari hari malah  hampir satu bulan penuh. Soal pemilihan nama peserta sendiri yaitu Muslimat NU yang sempat dikritik oleh juri kontes bagian Gaya dan Ekspresi  pengurus sendiri beranggapan bahwa dasar yang digunakan dalam penamaan group ini adalah dari ketentuan yang diperoleh pada saat acara technical meeting kegiatan, di mana dibolehkan sistem campuran laki-laki dan perempuandalam satu peserta. dan selanjutnya pengurus PAC Muslimat sendiri beralasan sama, dengan mengemukakan  ada unsur NU (anggota laki-laki) dan Muslimat ( anggota perempuan).
Nyatanya upaya yang digagas oleh pengurus PAC Muslimat NU Haurgeulis ini tidak sia-sia,karena  kemarin Selasa,21 Februari 2012 PAC Muslimat NU Haurgeulis dengan memberangkatkan rombongan dalam 2 bus besar dan 3 mini bus berjumlah 160 an orang hadir dan menghijaukan Radar Cirebon Televisi  (RCTV). Tak pelak rombongan sebanyak itu  membuat suasanan di dalam studio menjadi gegap gempita, hingar bingar penuh Euphoria dan tampak hidup. Sedangkan proses acaranya sendiri berjalan ramai,lancar,akrab namun tegang menjelang sesi eliminasi.
Tiba saat penilaian dan komentar, sebagai peserta dengan nomor urut 6 ini, Muslimat NU tidak banyak mendapatkan kritikan kecuali penilaian bagus,wowww..dan luar biasa yang tentunya dengan sedikit catatan.
Di penghujung acara ,tepatnya setelah sempat foto-foto bareng dengan juri dan presenter kami mendapat pelajaran dan nasihat yang amat menggugah dari ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Haurgeulis Hj.Atin Supriyatin Khudzaifah agar kita tetap tenang,kompak, jangan larut euphoria, serta berusaha terus meningkatkan kualitas kontes untuk babak-babak selanjutnya dengan disertai harapan semoga keberhasialn awal ini bisa menjadi modal pendorong kesuksesan laga berikutnya imbuhnya.

0 komentar:

Poskan Komentar